CategoryTeknologi

Menjadi Mahasiswa Berjiwa Entrepreneurship

Berbicara pahlawan Devisa yang kita tahu istilah itu julukan yang diberikan bagi tenaga kerja Indonesia atau TKI yang bekerja ke luar negeri. Pada tau kenapa disebut Pahlawan Devisa ? Karena TKI biasanya dibayar dengan mata uang negara sesuai tempat bekerja bukan dengan rupiah. Apabila kurs mata uang asing tersebut lebih tinggi maka jumlah rupiah yang didapatkan akan semakin banyak dan sebaliknya. Nah uang yang dikirim dan ditukarkan oleh keluarga di indonesia akan menjadi pemasukan pendapatan negara dalam bentuk devisa melalui perbankan, oleh sebab itu semakin tinggi jumlah  TKI yang bekerja di luar negeri maka pendapatan devisa negara juga bertambah.

Namun pada era sekarang ini bukan hanya TKI saya yang bisa menjadi pahlawan devisa, Mahasiswa juga bisa menjadi seorang pahlawan devisa tanpa harus bekerja diluar negri seperti hal nya TKI. Kebanyakan mahasiswa-mahasiswa ini adalah mahasiswa yang berasal dari jurusan informatika. Jurusan informatika adalah jurusan ilmu komputer yang mana mahasiswanya diberikan mata kuliah E’commerce. Tau nggak apa itu E-commerce? E-commerce adalah singkatan dari electronic commerce atau bisa juga disebut dengan istilah perdagangan elektronik, dimana  melakukan promosi, pembelian barang/jasa , penjualan barang/jasa melalui pemanfaatan teknologi sistem elektronik seperti media  internet atau televisi, website. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis. Atau simplenya disebut bisnis online yang meraup dollar dari internet.

Peluang Bisnis Mahasiswa Kreatif dan Inovatif

Peluang bisnis bagi mahasiswa cukup banyak dan terbuka luas. Untuk memulai sebuah bisnis diperlukan kreatifitas dan inovasi. Kenyataan begitu banyak lulusan perguruan tinggi yang menjadi pengangguran, membuat mahasiswa saat ini harus membuka mata dan sadar agar tidak berharap menjadi seorang pegawai jika lulus nanti.

Salah satu cara agar tidak tergantung dengan lamaran pekerjaan adalah dengan memualai bisnis sejak dari bangku kuliah, tidak perlu modal jutaan rupiah cukup hanya memulai bisnis kecil-kecilan dengan modal semampunya. Sehingga setelah lulus nantinya mahasiswa dapat melanjutkan bisnis yang sudah dirintih sejak di bangku kuliah.

Perbandingan antara model bisnis tradisional dan online/digital

          Dengan kemajuan teknologi saat ini dan kemajuan media internet berdampak pada pergeseran cara berbinis. Hal ini terlihat dari yang awalnya dulu untuk membuka sebuah toko seseorang harus mempunyai modal yang cukup besar untuk membangun sebuah toko untuk memajang barang-barang dagangannya. Saat ini hal itu tidak perlu lagi, bahkan hanya bermodal garasi, kamar kosong, atau gudang yang tak pakai dapat dimanfaatkan untuk menyimpan stok barang dagangan tanpa harus memajang barang yang akan di jual, lalu dari mana barang bisa dikatahui oleh calon pembeli kalau tidak di pajang, jawabanya adalah berjualan dengan memanfaatkan Internet atau istilah kerenya adalah Online Shop. Hanya bermodal camera handphone saja kita dapat memfoto barang yang inging di jual kemudian kkta posting di halaman website online shop para calon pembeli sudah dapat menentukan barang apa yang ingin di beli.

       Jadi dapat terlihat dari uraian diatas jika model bisnis tradisional lebih membutuhkan modal awal yang sangat besar hal ini mencakup biaya sewa/pembangunan toko di tambah dengan modal untuk barang dagangan, terkadang sesorang bisa menghabiskan biaya yang cukup besar hanya untuk tempat/toko saja. Berbeda jika di bandingakan dengan melakukan bisnis menggunakan media Online/Digital pebisnis dapat lebih memaksimalkan dana usaha untuk membeli barang dagangan, untuk tempat menaruh barang dapat memanfaatkan garasi rumah atau kamar kosong dan media penjualan memanfaatkan media internet dengan presentase calon pembeli lebih banyak dan cakupan lokasi calaon pembeli cukup luas hingga ke luar negeri tanpa harus calon pembeli datang ke toko. Berbeda dengan cara tradisional dengan memanfaatkan toko yang mana calon pembeli harus datang ke alamat toko.

Implementasi E-Business Yang Tepat Bagi Mahasiswa

Berbicara tentang implementasi E-Business, ada banyak sekali implementasi e-business yang dapat di lakukan antara lain:

1)       Adverting Program

2)       Pay Per Click Advertising

3)       Cost Per Mile Advertising

4)       Text Link Ads

5)       In-Text Ads

6)       Advertising Widgets

7)       Advertising Space

8)       RSS Adverts

9)       Audio Advertising

10)    Pop-Ups

11)    Affiliate Program

12)    Product Reviews

13)    Write an E-Book

14)    Write a Hardback Book

15)    Write Tutorial & Guides

16)    Teaching Program

17)    Live Workshops

18)    Host a Webinar

19)    Be a Consultant

20)    Sponsors for a Event

21)    Membership Site

22)    Private Forum

23)     Email Marketing

24)    Surveys & Polls

25)    Paid Directory Listings

26)    Job Boards

27)    Jual beli domain

28)    Domain parking

29)    Auction Your Website

30)    Selling Your Product

31)    E-Commerce

32)    E-Business

Diantara implementasi e-commerce di atas ada beberapa yang populer yaitu

  • Pay Per Click (PPC)

PPC adalah salah satu program bisnis diinternet yang akan membayar  setiap klik yang terjadi pada space iklan yang dipasang pada website atau blog. Salah satu Bisnis online PPC yang sangat terkenal dan banyak membuat membernya sukses mengeruk dollar  adalah Google AdSense. Selain pembayaran hasil PPC lebih tinggi dan Google Adsen benar – benar membayar. Google AdSense merupakan ladangnya para pebisinis di internet untuk mendapatkan dollar melalui bisnis online.

  • Affiliate Program

Affiliate Program adalah sebuah bisnis yang biasa kita kenal sebagai calo, bedanya dengan di internet marketing adalah  mempromosikan dan menjual barang  atau jasa milik orang lain melalui website pribadi kita dimana bila terjadi penjualan dari affiliate kita, maka kita akan  mendapatkomisi komisi dari pemilik barang atau jasa sesuai yang telah di tentukan. Adapun beberapa perusahaan online shop yang memerikan program affiliate program diantaranya amazon.com , clickbank.com, ebay.com

  • Forex Trading

Foreign Exchange (forex) atau biasa dikenal sebagai valuta asing (valas) merupakan salah satu pilihan investasi yang saat ini berkembang di Indonesia bahkan di dunia saat ini. Forex Trading adalah transaksi dengan melakukan perdagangan nilai tukar mata uang asing di pasar uang internasional. Pasar forex merupakan pasar uang terbesar di dunia.

Siapa saja pelaku pasar forex?? Pelaku pasar forex adalah pemerintah-pemerintah di dunia, bank-bank dunia, perusahaan internasional, spekulan valas maupun individu. Dengan banyaknya para pemain di pasar forex menyebabkan perputaran uang menjadi sangat cepat. Transaksi yang terjadi lebih dari 1,9 triliun US dollar setiap hari sehingga membuat uang dapat berpindah tangan dari satu tempat ke tempat lain hanya dalam beberapa detik.

  • Online Shop

Online shop adalah bisnis menjual barang/jasa melalui internet, barang/jasa yang di jual atau ditawarkan dipromosikan melalui website dan pembayaran juga dilakukan dengan melalui transfer. Di sini pembeli dan penjual tidak bertemu secara langsung. Untuk membuat bisnis online agar barang dagangan/jasa yang ingin kita tawarkan laku modal utama adalah keramahan dan kejujuran. Ramah dalam menangani konsumen yang bertanya-tanya produk yang di pajang di website, jujur mengirimkan barang sesuai dengan permintaan konsumen pembeli. Beberapa contoh online shop indonesia Bhinnekka.com (toko Online Elektronik), zalora.co.id (Toko online fashion) , lazada.co.id, amazon.com. ebay.com, dan masih banyak lagi website yang menjual barang dan jasa lainnya yang memanfaatkan media online.

Sumber Link Referensi:
Materi Kuliah Handout Creative Industri – Strategi Busines – Inovasi Produk Teknologi Informasi Chapter 1 to Chapter 4
http://apaituforex.wordpress.com/
http://www.ukmkecil.com/bisnis-online/bisnis-online-affiliate-program
http://bisnisonlinetop1.blogspot.com/2011/04/sukses-dalam-ppc-pay-per-click.html
http://m-technopreneur.blogspot.com/2014/02/mahasiswa-juga-bisa-menjadi-pahlawan.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_elektronik
 

 

Inovasi Perusahaan Networking Cisco System. Inc

Berbicara tentang produk inovasi teknologi informasi saat ini banyak sekali bermunculan inovasi-inovasi baru tentang kemajuan di bidang teknologi informasi salah satunya yang akan saya bahas dalam artikel kali ini adalah Inovasi teknologi dari perusahaan perangkat networking yang mendunia Cisco System.Inc , oke langsung saya mari kita bahan apa saja inovasi teknologi dari perusahaan Cisco ini ^_^.

Cisco atau tepatnya Cisco Systems adalah sebuah perusahaan yang didirikan pada tahun 1984 oleh dua orang eks-staf Stanford University, yang bernama Leonard Bosack dan Sandy K. Lerner. Bisnis utama Cisco meliputi berbagai perangkat networking, seperti router, bridge, hub, dan switch. Kisah tentang Cisco System dimulai sekitar tahun 1980 hingga 1981, yaitu setelah Xerox PARC (Palo Alto Research) menghibahkan beberapa komputer Alto dan Ethernet Card kepada Universitas Stanford.

Dengan berkembangnya internet, permintaan untuk product Cisco semakin meningkat dan perusahaan mulai mendominasi pasar. Pada tahun 1997, menurut Fortune 500, Cisco termasuk ke dalam lima besar perusahaan dalam pengembalian revenue dan pengembalian asset. Yang lebih mengesankan, pada 17 Juli 1998, 14 tahun seteleah didirikan, kapitalisasi Cisco melewati $100 miliar. Beberapa pengamat industry memprediksikan Cisco akan masuk ke dalam 3 perusahaan yang dominan bersama Microsoft dan Intel untuk membentuk revolusi digital.

Don Valentine, mitra Sequoia Capital adalah orang pertama yang berinvestasi di Cisco. Ia mengambil kesempatan pada perusahaan muda itu ketika pemodal ventura lain lebih berhati-hati. Ia melindungi investasi awalnya sebesar  $2,5 juta dengan cara memesan hak untuk membawa manajemen profesional pada situasi yang ia anggap tepat.

Pada tahun 1988, Valentine menyewa John Morgridge sebagai CEO. Mordgridge, seorang eksekutif yang berpengalaman dalam industry komputer, mulai membangun sebuah tim manajemen yang professional.  Tim ini ternyata bentrok dengan para pendiri, yaitu Lerner dan Bosack. Saat itu, Lerner bertanggung jawab atas layanan pelanggan dan Bosack sebagai kepala ilmuwan. Setelah penawaran umum perdana Cisco pada saham mereka pada tahun 1990, kedua pendiri menjual seluruh saham mereka dan meninggalkan perusahaan. Kepergian mereka membuat Morgridge bebas melanjutkan rencananya untuk membangun struktur manajemen yang sangat disiplin.

Morgridge percaya bahwa banyak perusahaan Silicon Valley terdesentralisasi terlalu cepat dan tidak menghargai kemampuan organisasi fungsional untuk tumbuh tanpa mengorbankan kontrol. Dengan demikian, Morgridge mempertahan organisasi fungsional tersebut. Sementara itu, Product Marketing dan R&D terdesentralisasi menjadi tiga bidang usaha (Enterprise, Small/Medium Bisnis, dan Service Provider). Manufacturing, customer support, finance, human resource, IT, dan sales organization tetap terpusat.

Strategi Bisnis Kesuksesan Perusahaan Cisco System. Inc

Bentuk strategi bisnis perusahaan Cisco adalah bagaimana untuk bisa menggabungkan dua perusahaan (merger/akuisisi) menjadi satu kekuatan agar dapat meminimalkan persaingan global, seperti dalam artian bagaimana untuk bisa menyamakan satu visi dan misi untuk memperoleh suatu keuntungan bisnis (value). Pesan yang disampaikan oleh Chambers sebagai pemimpin yang mendorong Cisco untuk segera menjalin mitra dengan perusahaan lain (akuisisi) dan berpendapat bahwa perusahaan yang muncul sebagai pemimpin industri adalah perusahaan yang memiliki kemampuan untuk mengakuisisi perusahaan lain. Cisco Systems mendapatkan keuntungan $100 juta pada tahun 1998 yang hanya dilewati hanya 14 tahun sejak tahun 1984. Pada tanggal 10 Desember 1999 Cisco hanya diurutan ketiga mengikuti General Electric dan Microsoft yang hanya mendapatkan keuntungan pasar $300 juta. Sejak go public pada tahun 1990 pendapatan tahunan Cisco dari $69 juta menjadi $18,9 milyar di tahun 2000 – hampir 275 kali lipatan keuntungan dalam 10 tahun.

Pada tahun 1987, Cisco Systems dihadapi persaingan dari perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang Networking lain seperti Bridge dan 3COM. Untuk mendapatkan kembali dan meningkatkan pangsa pasar, Cisco memerlukan pembiayaan tambahan. Dan akhirnya Sandy dan Leonard mendekati Don Valentine, seorang kapitalis ventura yang setuju untuk mengambil 32 persen saham di perusahaan sebesar $ 2,5 juta. Perusahaan centure pemberian modal akan menyediakan pembiayaan, rekrutmen dan fungsi pendukung lainnya penting manajemen yang diperlukan untuk mengembangkan bisnis Cisco. Setelah penandatanganan kontrak, tanpa keterlibatan pengacara, Sandy menjadi Wakil Presiden Layanan pelanggan dan Leonard menjadi Chief Technology Officer. Waktu penerimaan dana modal ventura bertepatan dengan komersialisasi internet yang dibuat menjadi kenyataan oleh Kongres Amerika Serikat pada tahun 1987. Namun pada tahun 1988 karena adanya peningkatan router secara dramatis perlahan-lahan Kas keuangan Cisco meningkat dan akhirnya tidak menggunakan modal dari Ventura Capital

Pada tahun 1993, Cisco menembus keuntungan pada hingga $6.4 milyar. Dari Pertumbuhan Internet yang meningkatkan permintaan routers dan Cisco memperluas cakupan produknya. Hingga sampai terbentuknya suatu revisi perencanaan bisnis yang dibuat oleh Morgridge, John Chamber dan Ed Kozel (Chief Technology Officer), revisi bisnis tersebut fokus pada empat area, meliputi:

  1. Menyediakan suatu solusi bisnis
  2. Membuat sebuah proses akuisisi
  3. Menggambarkan industri networking software protocol, dan
  4. Membentuk strategi dalam kemitraan

Melakukan perubahan demi perubahan untuk segera mengikuti revolusi teknologi informasi. Dengan mengikuti perubahan teknologi informasi agar dapat mengendalikan segala aspek perubahaan dalam teknologi informasi.

Knowledge Goals beserta Identification Knowledge Inovasi dari perusahaan Cisco System.inc

Beberapa knowledge goals beserta identifikasi knowledge tentang Cisco Systems:

  1. Trend industri dan bisnis yang mendorong Cisco Systems untuk melakukan perubahan demi perubahan untuk segera mengikuti revolusi teknologi informasi. Dengan mengikuti perubahan teknologi informasi Cisco selalu mempersiapkan diri untuk dapat mengendalikan segala aspek perubahaan dalam teknologi informasi. Dengan cepat mengikuti perkembangan, mencoba mengikuti sesuatu hal yang baru dan berusaha untuk dapat segera mengetahui aspek bisnis yang akan terjadi.
  2. Peran manager yang membawa ke arah perubahan dalam strategi perusahaan. Para eksekutif manajemen Cisco merupakan orang-orang yang telah memiliki knowledge yang baik untuk perkembangan perusahaan Cisco, khususnya dalam persiapan menerapkan visi dan misi yang akan dituju. Peran CEO Jhon Chambers yang lebih mementingkan komunikasi antar teamwork, telah membuat para karyawan Cisco bereaksi untuk menciptakan sebuah inovasi kreatifitas dalam bisnis.
  3. Perubahan struktur Cisco yang menjadi desentralisasi merupakan salah satu perubahan yang membawa Cisco lebih dekat dengan customer mereka, dan membuat suatu komunikasi bebas antar team dan mengarah pada paham desentralisasi yang merupakan jalan satu-satunya bagi pertumbuhan bisnis yang lebih fleksibel dan bisa lebih mendekatkan atau mempererat ikatan perusahaan dengan customer (Customer Focus). Saling berbagi pengetahuan, sharing knowledge dalam teamwork yang merupakan internal knowledge. (Normative Knowledge)
  4. Perubahan perencanaan bisnis perusahaan (revision of business plan Cisco Systems) meliputi empat area yang merupakan suatu knowledge goals, yakni:
    1. Providing a complete solution for businesses
    2. Make acquisitions a structured process
    3. Define the industry-wide networking software protocol and
    4. Form the right strategy alliances
  5. Melakukan perencanaan dalam berakuisisi dengan perusahaan lain untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis Cisco mencapai keuntungan. Menerapkan revision of businesses plan tersebut.
  6. Identifikasi tentang kebudayaan perusahaan dalam berakuisisi dengan perusahaan lain, pengakuan dari Jhon Chambers tentang proses merger/akuisisi adalah menjaga nama baik kebudayaan masing-masing perusahaan demi tercipta hubungan harmonis. Tidak ada yang cukup berani dimana
  7. Dan beberapa strategy knowledge goals yang dibuat oleh Jhon Chambers, yaitu strategi dalam mergering / akuisisi:

1)    To become a leader in providing end-to-end networking solutions

2)    To succeed in each individual line-of-business segment targeted

3)    To forge strategic partnerships

4)    To spearhead data/voice/video integration efforts

5)    To recuit, retain, and develop the top 10 percent of technology employees

6)    To become number one in sales of high-end networking product and

7)    To promote Cisco’s IOS (Internetworking Operating System) as the leading network services architecture

8. Serta operasional knowledge goals mencakup dalam four-step plan Cisco’s acquisition blueprint, meliputi:

1)    Evaluate the prospective company

2)    Persuade the company of the benefits of working together

3)    Appraise the potential acquisition

4)    Integrate the companty into Cisco

Sumber:

Cisco Systems Inc. Growth Through Acquisitions

“A special report on innovation in emerging markets: The world turned upside down”.

Artikel tentang Cisco System, Inc.